Thursday, September 20, 2012

Mari Kita Susun Batu Bersama ! * (Catatan untuk Saudari Muslimah Peru)


Tidak terasa sudah beberapa bulan sejak Sussy, Rayhana dan aku terpilih sebagai dewan Komisi Wanita Muslimah di Peru (Comision de Mujeres Musulmanas en Peru). Jujur, kami belum berbuat banyak tetapi kami mencoba untuk tetap menjalankan tugas yang diamanahkan kepada kami untuk kepentingan saudari-saudari muslimah Peru.

Allah SWT mengetahui setiap tantangan yang harus kami hadapi dan setiap hal-hal yang sebenarnya sepele tapi kadang berubah menjadi hal besar. Tetapi, alhamdulillah, kami telah lalui itu semua dan kami tetap siap untuk melanjutkan tugas kami di komisi.

Selama beberapa bulan terlibat dalam sebagai anggota dewan, ada beberapa hal yang ingin aku sampaikan, terutama kepada sesama muslimah Peru.

Aku berasal dari sebuah negara di mana muslim merupakan mayoritas. Jadi, aku dengan mudah dapat mengatakan bahwa sangat mudah bagi para muslim/ah Indonesia untuk mempraktikkan Islam. Masjid berada hampir di setiap sudut kota. Wanita-wanita berkerudung menikmati kebebasannya untuk bekerja dan belajar tanpa menarik banyak perhatian karena cara berpakaiannya. Anak-anak kami dapat belajar untuk membaca Al -Quran di banyak tempat. Kesimpulannya, muslim/ah Indonesia lebih beruntung dibandingkan kalian.

Sussy bersama dengan anak-anak di kelas pertama kami

Di sini, di Peru, kita harus berjuang. Muslim/ah di Peru harus berjuang untuk dapat menyeimbangkan identitas antara sebagai seorang warga negara Peru dan sebagai seorang muslim/ah. Hal tersebut merupakan sebuah tantangan dan kadang-kadang (mungkin), kalian, saudaraku, merasa kehilangan arah.

Oleh karena itu, adalah suatu keharusan untuk memiliki sebuah komunitas Islam yang lebih kuat yang dapat menjadi rumah kita di mana setiap orang dapat disambut.

Komunitas seperti ini BUKAN merupakan sebuah hadiah, kita harus berjuang untuk mendapatkannya. Untuk berpartisipasi dalam perjuangan ini, kita harus membuka pikiran kita dan meletakkan komunitas Islam yang kuat sebagai sebuah prioritas, sebuah tujuan. Benar bahwa kita memiliki perbedaan, tetapi perbedaan tersebut tidak merupakan alasan yang memisahkan kita.

Kalian, saudari muslimah Peru, pasti akan mengatakan “Ika, sebaiknya kamu diam saja, kamu orang asing yang akan kembali ke negaramu dan akan melupakan semuanya !”. Betul, aku akan kembali ke Indonesia, tetapi satu hal yang ingin aku tekankan di sini bahwa ketika aku kembali nanti, aku ingin melihat kalian (terutama para muslimah) berubah menjadi komunitas yang lebih kuat.  

Insya Allah, dengan pertolongan Allah dan bantuan kalian, Dewan Komisi akan dapat menyumbangkan sesuatu. Apa yang kami upayakan memang bukan merupakan sebuah karya besar seperti Machu Picchu. Tetapi, bahkan untuk membangun Machu Picchu, sekelompok orang harus memulai prosesnya dengan hal yang sederhana, atau dengan kata lain memulai dengan “langkah-langkah kecil”, contohnya adalah meletakkan batu-batu pertama.

Begitulah, kami sedang bekerja untuk meletakkan batu-batu pertama itu dan kami dengan tangan terbuka mengundang kalian, saudari muslimah Peru, untuk meletakkan batu-batu lain bersama kami.

Demi kemajuan Islam di Peru dan demi Peru yang kalian cintai !

*Terjemahan dari Vamos a poner piedras juntas !

No comments: